30 Oktober 2025, Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kesehatan Mental Sedunia, PLATO kembali menghadirkan Webinar PLATO Youth Talk sebagai ruang edukasi, berbagi pengalaman, dan penguatan kapasitas generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan remaja, khususnya terkait kesehatan mental dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Berdasarkan hasil Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) tahun 2022, sebanyak 34,9% atau sekitar 15,5 juta remaja Indonesia usia 10–17 tahun mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, sebanyak 5,5% atau sekitar 2,45 juta remaja mengalami gangguan mental. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah masih rendahnya akses terhadap layanan bantuan profesional. Hanya 2,6% remaja dengan masalah kesehatan mental yang mengakses layanan dukungan atau konseling untuk mengatasi permasalahan emosi dan perilaku mereka.
Di sisi lain, permasalahan penyalahgunaan narkoba juga masih menjadi tantangan serius. Hasil Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2023 yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BRIN dan BPS menunjukkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 1,73% atau setara dengan sekitar 3,33 juta penduduk Indonesia berusia 15–64 tahun dalam kategori setahun terakhir pakai. Data ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda, keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Berangkat dari tantangan tersebut, PLATO Youth Talk menghadirkan dua generasi muda inspiratif sebagai narasumber, yaitu Abeer Subair (Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2021) dan Giyo Fikri Haqiqi (Fasilitator Remaja Program HAT). Kegiatan dipandu oleh Amrina Amalia Rahma, mahasiswa magang PLATO dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), yang menghidupkan diskusi melalui suasana interaktif dan partisipatif. Kegiatan ini juga dibuka oleh Direktur PLATO Foundation, Dita Amalia, yang memberikan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan peran pemuda dalam mendukung gerakan Indonesia Bersih Narkoba.

Dalam webinar ini, peserta diajak memahami bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dengan mengetahui jenis dan bahaya narkoba. Namun juga perlu memiliki kemampuan untuk mengenali risiko, mengelola emosi, menghadapi tekanan sosial, mengambil keputusan yang bertanggung jawab, serta membangun lingkungan pertemanan yang positif.
Strategi SPACE dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Pada kegiatan ini peserta memperoleh pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik, psikologis, kehidupan sosial, pendidikan, dan masa depan. Peserta juga diajak untuk lebih kritis dalam mengenali pengaruh lingkungan serta tidak mudah terjebak dalam ajakan mencoba narkoba, termasuk yang datang dari teman sebaya.
Pembahasan strategi SPACE menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pemahaman remaja mengenai upaya pencegahan berbasis lingkungan dan penguatan faktor perlindungan. Penting untuk mengenali potensi risiko, memperkuat kemampuan diri, serta membangun dukungan positif dari keluarga, teman sebaya, sekolah, dan masyarakat.
Youth Resilience dan Kesehatan Mental

Ketahanan diri merupakan kemampuan penting yang membantu remaja menghadapi tekanan, perubahan, konflik, maupun berbagai pengalaman sulit dalam kehidupan. Melalui penguatan keterampilan hidup, komunikasi asertif, kemampuan pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan, remaja diharapkan mampu mengatakan tidak terhadap ajakan negatif serta berani menentukan pilihan yang sehat bagi dirinya. Pada webinar kali ini peserta diajak untuk mengenali emosi, memahami kondisi diri, mengelola stres, membangun hubungan yang sehat, dan tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi kesulitan. Penting pula untuk menciptakan lingkungan yang saling mendukung, mendengarkan tanpa menghakimi, serta menghilangkan stigma terhadap individu yang sedang mengalami masalah kesehatan mental maupun permasalahan penyalahgunaan narkoba.
Agen Perubahan, Wujudkan Remaja Bersinar!
Generasi muda bukan hanya kelompok yang perlu dilindungi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi. Melalui pengetahuan, kepedulian, kreativitas, dan keterlibatan aktif, remaja dapat menjadi agen perubahan yang mengajak teman sebaya membangun lingkungan sehat, aman, suportif, dan bebas narkoba.
Diskusi berlangsung interaktif dengan mengangkat pengalaman, pandangan, serta perspektif generasi muda dalam menghadapi tantangan di lingkungan sekitarnya. Kehadiran narasumber dari kalangan pemuda juga memberikan pesan bahwa anak muda dapat saling menginspirasi, berbagi pengetahuan, dan mengambil peran nyata dalam menciptakan perubahan positif. Melalui PLATO Youth Talk, PLATO ingin menegaskan bahwa membangun generasi bebas narkoba harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesehatan mental dan ketahanan diri remaja. Remaja membutuhkan ruang aman untuk berbicara, kesempatan untuk didengar, akses terhadap informasi yang benar, serta dukungan dari lingkungan yang peduli.
Lived Experiences Heard: Real Voices, Real Change! Saatnya saling peduli, mendengarkan tanpa menghakimi, memahami sebelum menilai, dan mendukung tanpa memberikan stigma. Karena setiap remaja memiliki cerita, potensi, dan kesempatan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya. Wujudkan Remaja BERSINAR (Bersih Narkoba), Sehat Mental, Tangguh, dan Berdaya!
