| Jum’at, 13 Februari 2026, terlaksana kegiatan psikoedukasi dalam rangka memperingati Safer Internet Day di Aula Rumah Tahanan Kelas I Surabaya (Rutan Medaeng). Bertajuk “Psikoedukasi Menumbuhkan Resiliensi Digital, Wujudkan Ruang Aman dari Kejahatan Online”, melibatkan 34 Warga Binaan Pemasyarakatan dari komunitas gay. Sambutan sekaligus membuka kegiatan disampaikan oleh Kepala Rutan Klas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo, menghimbau untuk mampu melindungi diri dan orang lain terutama anak-anak dari kejahatan online. Dilanjutkan dengan arahan kegiatan oleh Direktur PLATO, Dita Amalia yang menekankan pentingnya melindungi anak-anak dari kekerasan dan eksploitasi seksual di ruang digital (OCSEA) serta memperkuat komitmen para komunitas gay untuk ikut menyelamatkan anak-anak di ruang digital.
Dialog interaktif mengupas seputar kejahatan online, yaitu maraknya Love Scamming, Judi Online dan termasuk OCSEA (Online Child Sexual Exploitation and Abuse) serta berdiskusi tentang pentingnya memperkuat Resiliensi Digital (Ketahanan Digital) yang harus dimiliki oleh peserta untuk beradaptasi, bertahan dan pulih dari gangguan teknologi termasuk masalah kesehatan mental di ruang digital. Sehingga mereka juga memiliki kemampuan untuk melindungi anak-anak dari kejahatan online. Peserta juga berkomitmen bersama dengan menuliskan aksi nyata untuk ikut jaga bareng lawan OCSEA melalui karya berupa poster edukasi sebagai media pesan pencegahan OCSEA dan Life Story bertajuk “Perjalanan LGBTku dan komitmen nyataku melindungi anak dari OCSEA”. Dipandu oleh Annisa Taqwa selaku fasilitator program SETARA- OCSEA. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan apresiasi dan refleksi diri pentingnya menjaga kesehatan mental dan berinternet aman di ruang digital.
|

