Surabaya, 28 Februari 2026 – PLATO berkolaborasi bersama Forum Anak Jawa Timur dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Jawa Timur dengan dukungan UNICEF menggelar Perayaan Hari Internet Aman Sedunia 2026 (Ngabubu-Readz-Komik PP Tunas). Kegiatan yang diselenggarakan di Taman Peradaban Masjid Al-Akbar Surabaya ini yang dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai komunitas remaja di Jawa Timur.
Gadis Umay Fadhillah dan Aswin Yusriaji Ranutomo dari Forum Anak Jawa Timur selaku pembawa acara yang memberikan pengantar terkait perkembangan digitalisasi dan hadirnya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas) sebagai regulasi pelindungan anak di ruang digital, serta memperkenalkan Komik PP Tunas karya anak-anak Jawa Timur serta mengajak peserta menuliskan pesan untuk mendukung Komik PP Tunas.

Naning Pudji Julianingsih, Child Protection Specialist UNICEF wilayah Jawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Naning menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan organisasi anak melalui Forum Anak menjadi upaya penting untuk mewujudkan lingkungan digital yang lebih aman dan ramah anak.

Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AK Provinsi Jawa Timur, Hari Chandra turut memberi sapaan kepada peserta. Chandra menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan banyak potensi manfaat bagi anak-anak, namun juga menghadirkan risiko yang perlu diantisipasi. Melalui Safer Internet Day ini, Chandra ingin memastikan anak-anak Jawa Timur tidak hanya menjadi pengguna internet yang aktif, tetapi juga mampu bijak berinternet dan ikut berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang aman. Komik PP Tunas yang disusun Forum Anak Jatim diharapkan menjadi media edukasi yang mudah dipahami oleh anak-anak dan dapat diaplikasikan ketika masuk di dunia online.
Ngabubu-reedz dipandu Rachel dan Indra dari Forum Anak Jawa Timur, yang mengajak peserta menyimak komik PP Tunas dengan antusias. Setelah membaca komik, peserta diajak untuk membuat mini circle, mendiskusikan pesan moral, nilai, dan pembelajaran yang dapat diambil dari komik tersebut.


Kegiatan dilanjutkan dengan membagi peserta dalam kelompok serta mengajak peserta berkeliling di sekitar Taman Peradaban untuk mensosialisasikan Komik PP Tunas dan barcode suara FAJAR (Forum Anak Jawa Timur). Permainan edukatif juga turut menyemarakkan kegiatan ini sekaligus memperkuat pemahaman peserta tentang PP Tunas. Sebelum kegiatan berakhir, peserta membuat konten berupa foto atau video pendek untuk sosialisasi Komik PP Tunas melalui media sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan remaja menjadi penggerak perubahan perilaku, kebijakan, dan praktik nyata dalam pelindungan anak di ruang digital, sejalan dengan semangat dan mandat PP TUNAS.